September 8, 2007

Intro to PHP

Filed under: PHP

INTRO TO PHP

 

Perkembangan teknologi informasi begitu sangat pesat dan cepat. Salah satu diantara teknologi informasi adalah web. Dengan web, dunia seakan-akan menjadikan satu kampung kecil. Batas ruang dan waktu menjadi tidak berarti. Berita yang terjadi di belahan dunia sebelah dapat dinikmati saat itu juga di belahan dunia lainnya.

 

Salah satu kontribusi yang cukup berarti dari dunia pekembangan teknologi informasi adalah adanya PHP. PHP merupakan bahasa pemograman web, khususnya untuk web yang dinamis. Apa sich yang dinamakan web dinamis? Baik secara garis besar, web dikelompokkan menjadi web dinamis dan web statis. Web statis adalah web dimana user hanya melototi content web, user bersifat pasif. Sedangkan web dinamis adalah web dimana user turut aktif dalam mengisi content web. Contoh web dinamis misalnya web yang disediakan bukutamu, komentar tulisan/artikel dan lain-lain dimana pengunjung dapat mengisi content web.

 

Web statis cukup dibangun oleh tag-tag HTML saja. Sedangan web dinamis tidak cukup hanya dibangun tag-tag HTML saja. Adapun pemograman web dinamis  diantaranya adalah PHP, ASP, dll. Nah, untuk mempelajari PHP, minimal sebelumnya telah mengenal HTML.

 

Adapun perbedaan dari proses kinerja script HTML dan PHP, dapat dilihat sebagaimana pada gambar di bawah ini.

 

 

 

 

 

Perlengkapan yang perlu disiapkan

Sebelum bermain-main dengan pemograman PHP, minimal ada 3 perangkat yang harus disediakan.

  1. Web serever
  2. PHP
  3. Mesin database (MySQL, PostgreSql, ODBC, Oracle, dll)

 

Untuk web servera da dua web server terkenal yang digunakan yaitu, IIS dan Apache. IIS hanya bekerja pada platform windows sedangkan Apache bekerja pada lintas platform baik windows maupun unix. Biasanya para pengguna PHP banyak menggunakan Apache sebagai web servernya.

 

Menginstal PHP dimaksudkan agar script PHP dapat dieksekusi. Tanpanya script PHP tidak akan berjalan karena script PHP tidak bisa diterjemahkan. Sebagaimana ilustrasi gambar di atas, bahwa web server akan ‘melemparkan script PHP pada mesin PHP untuk kemudian diterjemahkan.

 

Database yang biasa digunakan MySQL. Database ini dirasa sangat penting karena bagaimana pun content-content yang menuntut web yang dinamis akan disimpan dalam sebuah database.

 

PHPTRIAD; Web server, PHP, dan MySql dalam satu paket

Sebelumnya telah dijelaskan bahwa sebelum bermain-main dengan PHP, setidaknya diperlukan web server, PHP dan MySql sebagai databasenya. Nah, jika pada komputer anda belum terinstall ketiga aplikasi tersebut, ada software yang menyediakan 3 aplikasi tersebut dalam satu paket, diantaranya PHPTRIAD, XAMPP, XITAMI, dll. Baik pada kali ini kita akan menggunakan PHPTRIAD

 

Instalasinya cukup mudah. Klik dua kali pada file installer dan klik next, next, next, selesailah…! Maka komputer anda telah siap dijadikan ajang permainan PHP. Jika dirasa penjelasan next, next, next belum dimengerti, dibawah ini akan dijelaskan tahap demi tahap instalasi PHPTRIAD.

 

1.      Klik dua kali pada file pada file installer sebagaimana terlihat pada gambar dibawah ini. Selain klik dua kali, juga bisa dengan klik kanan pada file installer dan klik open. Terserah menggunakan cara apapun yang penting menjalankan file installer tersebut.

2.      Setelah menjalankan file installernya, makan akan muncul kotak dialog sebagaimana dibawah ini. Kotak dialog ini merupakan License Agreement. Silahkan jika anda ingin membcanya, tetapi yang terpenting anda klik button I Agree

 

3.      Setelah mengklik button I Agree, maka akan muncul kotak dialog setup processing. Yang anda lakukan saat ini adalah cukup menunggu saja hingga selesai.

 

4.      Nah, setelah selesai setup processing, selanjutnya yang anda lakukan adalah mengklik button close. Maka selesailah menginstal PHPTRIAD. Mudah bukan menginstall PHPTRIAD..?!

 

 

Test 1, 2, 3… Testing…!!

1. Test Web Server

Setelah menginstal PHPTRIAD, test dulu apakah Web servernya telah terinstal dengan sempurna dan berjalan dengan baik. Untuk itu, aktifkan dahulu web server apache dengan mengklik Start Apache. Jika anda menggunakan Windows XP, sebagaimana terlihat pada gamabar berikut:

 

Kemudian muncul kotak dialog sebagaimana berikut, maka web server sudah berjalan.

Selanjutnya, buka browser (terserah pake IE, Mozilla, Opera, atau apapun dech, yang penting browser, jangan buka resleting di depan umum) dan pada alamat ketikan http://localhost. Apakah setelah itu muncul halaman sebagaimana berikut? Jika ya, maka web server berjalan dengan baik dan benar

 

2. Test mesin PHP

Setelah ngetest web server berjalan dengan baik, selanjutnya testing apakan mesin PHP telah berfungsi? Biasanya dalam instalasi PHPTRIAD, file phpinfo.php telah disediakan. Untuk coba langsung ketikkan pada alamat browser dengan http://localhost/phpinfo.php dan apakah setyalah mengetikkan muncul halaman sebagaimana berikut?

Jika yang muncul adalah halaman sebagaimana berikut, maka anda perlu untuk membuat file phpinfo.php.

 

Caranya mudah, buka notepad* dan ketikkan saja script berikut (bingung dengan script berikut? Gak usah banyak tanya dulu yach, biar g tambah bingung..!!! Okey bung..!!).


      <?php

          phpinfo();

      ?>

 

Perlu diperhatikan saat menyimpan file. Simpanlah dengan ekstensi .php misalnya disimpan dengan nama phpinfo.php dan yang penting juga pada Save as type pilih All Files.

Kemudian simpan file tersebut pada direktori yang bernama htdocs yang berada dibawah direktori apache.

 

NB: Nantinya file-file latihan PHP, akan diletakkan dibawah direktori htdocs. Karena secara default, root direktorinya adalah htdocs. Sebenarnya root direktori ini bisa diset pada direktori lainnya, untuk beginner gunakan dahulu direktori htdocs ini sebagai root direktori. 

 

Setelah meletakkan file phpinfo.php pada direktori htdocs, coba test  pada browser dengan url http://localhost/phpinfo.php. Jika berhasil, berarti mesin PHP sudah berjalan.

 

3. Test MySQL

Aktifkan terlebih dahulu server MySql. Caranya bisa melalui pada start menu, klik MySQL-D. Yups cuman muncul “command promp” hanya beberapa saat saja.

Kemudian coba ketikkan alamat http://localhost/phpinfo.php pada browser. Apakah muncul halaman seperti demikian?

Jika yang muncul halaman seperti berikut, maka server MySQL belum diaktifkan. Coba aktifkan kembali…

 

 
 
 

End Note 

* Jika belum tau mengenai notepad, berarti anda benar-benar telah menyibukkan saya untuk menjelaskan lagi. Pada start menu cari folder group bernama Accessories dan carilah notepad. Jika dirasa penjelasan ini bingung, pada start menu, klik run dan ketikkan notepad






















Get free blog up and running in minutes with Blogsome
Theme designed by Minz Meyer